Eko Sumarsono – BASS
Eko belajar dan mengembangkan sendiri kemampuannya dalam permainan gitar dan bass. Keinginannya yang kuat untuk menghasilkan karya musik sendiri menjadi tujuan bermusik untuk laki-laki yang lahir pada 19 Mei ini.
Arek Malang ini memulai perjalanan musiknya dalam aliran jazz di tahun 1992 saat ia telah menetap di pulau Bali. Keindahan pulau dewata sangat mendukung kreatifitasnya dalam bermusik. Ia mengakui bahwa jazzlah yang paling memenuhi keinginan dan kemampuannya dalam bermusik, yang juga memacunya ingin berkreasi dalam album ini.
Cowok yang senang becanda ini ternyata serius dalam menanggapi arti musik bagi hidupnya. Menurutnya cuma musik yang mempunyai kekuatan gaib maha dahsyat yang mampu didengar dan dirasakan tapi bukan untuk dipegang. Gak tanggung-tanggung, musik sekaligus bisa bikin orang mual, seneng, nangis, pusing!
Pengalaman itu didapatnya saat Eko sedang asyik main gitar sendiri di depan kamar kosnya. Suara petikan indah senar gitarnya mampu membuat seorang perempuan tiba-tiba mendatanginya dan menangis tersedu-sedu dihadapannya.
Berdampingan dengan sahabat lamanya Ami Rosady, banyak suka duka yang telah dialami bersama baik sebagai rekan sesama musisi maupun sebagai sahabat. Beberapa kali terlibat dalam band dan proyek yang sama semakin memperkukuh persaudaraan mereka. Puncaknya di tahun 2007 mereka sepakat untuk membentuk sebuah band sebagai idealisme untuk berkreasi dalam bermusik. Di album pertama Animo inilah wujud kompilasi kehidupan yang telah mereka jalani bersama.

